KERAHIMAN ILAHI-Santa Faustina

Devosi ini meliputi doa khusus seperti Koronka KERAHIMAN ILAHI. Diterima St Faustina melalui penampakan YESUS KERAHIMAN ILAHI(1905-1938)

JAM KERAHIMAN ILAHI.
JAM 15.00..Dimana Jam ini merupakan jam wafat YESUS sebagaimana Ia meninggal pada jam tiga sore.

Doa:
Ya YESUS, Engkau telah wafat, namun sumber kehidupan telah memancar bagi jiwa-jiwa dan terbukalah lautan kerahiman bagi segenap dunia. O, Sumber Kehidupan, Kerahiman ILAHI yang tak terselami, naungilahsegenap dunia dan curahkanlah diri-Mu pada kami.

Darah dan Air yang telah memancar dari Hati YESUS sebagai sumber KERAHIMAN bagi kami. ENGKAU-lah andalanku. 3×

Yesus RAJA KERAHIMAN ILAHI, Engkaulah andalanku. Amin.





Selanjutnya Yesus mengajarkan Koronka (= Rosario) Kerahiman Ilahi kepada St Faustina:


“Doa ini dimaksudkan sebagai sarana untuk memadamkan murka-Ku. Hendaknya engkau mendaraskannya selama sembilan hari pada rosario biasa dengan cara ini: Pertama-tama hendaknya engkau mengucapkan satu Bapa Kami, satu Salam Maria dan satu Aku Percaya, kemudian,


pada manik-manik “Bapa kami” hendaknya engkau berdoa:

`Bapa yang kekal,

kupersembahkan kepada-Mu

Tubuh dan Darah

Jiwa dan Ke-Allah-an

PutraMu yang terkasih,

Tuhan kami Yesus Kristus,

sebagai pemulihan dosa-dosa kami

dan dosa seluruh dunia.'


pada manik-manik “Salam Maria” hendaknya engkau berdoa:

`Demi sengsara Yesus yang pedih,

tunjukkanlah belas kasih-Mu

kepada kami dan seluruh dunia'


Sebagai penutup hendaknya engkau mendaraskan tiga kali doa berikut:

`Allah yang Kudus,

Kudus dan berkuasa,

Kudus dan kekal,

kasihanilah kami

dan seluruh dunia' (474-476).”


Dalam penampakan-penampakan selanjutnya, Yesus menjelaskan bahwa Koronka ini tidak hanya diperuntukkan baginya, melainkan bagi seluruh dunia.


“Doronglah jiwa-jiwa untuk mendaraskan Koronka yang telah Aku berikan kepadamu (1541)…. Barangsiapa mendaraskannya akan menerima rahmat berlimpah di saat ajal (67)…. Apabila koronka ini didaraskan di hadapan seorang yang di ambang ajal, Aku akan berdiri di antara BapaKu dengan dia, bukan sebagai Hakim yang adil, melainkan sebagai Juruselamat yang Penuh Belas Kasih (1541)…. Para imam akan menganjurkannya kepada para pendosa sebagai harapan keselamatan mereka yang terakhir. Bahkan andai ada seorang pendosa yang paling keras hati sekalipun, jika ia mendaraskan koronka ini sekali saja, ia akan menerima rahmat dari belas kasih-Ku yang tak terhingga (687)…. Aku hendak menganugerahkan rahmat-rahmat yang tak terbayangkan kepada jiwa-jiwa yang percaya kepada kerahiman-Ku (687)…. Melalui Koronka ini, engkau akan mendapatkan segala sesuatu, jika yang engkau minta itu sesuai dengan kehendak-Ku (1731).”


 disarikan dan diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya”.. Juga berbagai sumber. Dirangkum oleh Chatarina Maria SEPVIA CHRISTIANTY SUKIATNO atau Bu Vivi. Umat Santo BONAVENTURA PULOMAS JAKARTA TIMUR.













Komentar